RSUD Soedomo Tetap Siaga Saat Pemadaman Bergilir, Didukung Dua Jalur Listrik dan Genset Berkapasitas Besar
Status rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik vital membuat RSUD dr. Soedomo memperoleh jalur prioritas dari PLN.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek tersebut tetap beroperasi normal karena mendapatkan pasokan listrik prioritas dari PLN serta didukung sistem cadangan yang memadai.
Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna memastikan seluruh layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan meskipun terjadi gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah.
Menurutnya, status rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik vital membuat RSUD dr. Soedomo memperoleh jalur prioritas dari PLN.
Dengan demikian, aktivitas pelayanan medis, baik di ruang rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), ruang operasi maupun layanan penunjang lainnya tetap dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
“Dengan adanya pemadaman listrik bergilir di Trenggalek saat ini, insyaallah RSUD dr. Soedomo Trenggalek tidak berdampak sama sekali karena dari pihak PLN kita mendapatkan jalur prioritas,” ujar Sujiono.
Ia menjelaskan, keandalan pasokan listrik di RSUD dr. Soedomo tidak hanya bergantung pada satu sumber. Rumah sakit tersebut mendapatkan suplai listrik dari dua jalur berbeda, yakni jalur Tugu dan jalur Watulimo.
Sistem pasokan ganda itu memungkinkan distribusi listrik tetap berjalan ketika salah satu jalur mengalami gangguan. Pasokan listrik dapat langsung dialihkan ke jalur lainnya sehingga operasional rumah sakit tidak terganggu.
“RSUD ini mendapatkan dua suplai jalur PLN, yaitu dari jalur Tugu dan jalur Watulimo. Jadi kalau satu jalur mati, masih disuplai dari jalur yang satunya,” jelasnya.
Selain mengandalkan pasokan utama dari PLN, RSUD dr. Soedomo juga telah menyiapkan sumber daya listrik cadangan berupa dua unit generator set (genset) berkapasitas besar.
Kedua genset tersebut masing-masing memiliki kapasitas 650 KVA dan 850 KVA. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh layanan rumah sakit apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan pada pasokan utama.
“RSUD dr. Soedomo saat ini mempunyai dua genset, nilainya 650 KVA dan 850 KVA. Insyaallah dua genset ini sudah bisa mencukupi jika saat PLN mati, sehingga kebutuhan listrik tetap tercover,” katanya.
Dengan dukungan jalur listrik prioritas, suplai ganda dari PLN serta dua genset berkapasitas besar, RSUD dr. Soedomo memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Trenggalek tetap aman dan berjalan optimal di tengah pelaksanaan pemadaman listrik bergilir.
