Notifikasi
General

Struktur Bata Kuno Ditemukan di Kamulan, Pemkab Trenggalek Libatkan BPK Trowulan untuk Identifikasi

Struktur yang diduga sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) itu ditemukan di bawah genangan air.


TGX News - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menindaklanjuti temuan struktur batu bata kuno yang berada di Dusun Sendang Kamulyan, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan. Temuan yang berada di kawasan bersejarah tersebut akan segera dilaporkan ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Trowulan untuk dilakukan kajian lebih lanjut.

Struktur yang diduga sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) itu ditemukan di bawah genangan air yang berada tidak jauh dari Balai Desa Kamulan, Pondok Pesantren Hidayatut Tullab, serta Jalan Nasional Trenggalek–Tulungagung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Toni Widianto, mengatakan pihaknya turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari Pemerintah Desa Kamulan mengenai keberadaan struktur bata yang tersembunyi di bawah genangan air.

“Hari ini kami menindaklanjuti laporan dari Desa Kamulan. Di bawah genangan itu ditemukan struktur yang menyerupai susunan batu bata,” ujar Toni saat meninjau lokasi.

Dalam proses identifikasi awal, Disparbud Trenggalek menggandeng pegiat sejarah sekaligus mitra pelestarian budaya daerah, Harmaji, untuk melakukan pencatatan dan pengukuran dimensi struktur yang ditemukan.

Selain pendataan fisik, tim juga melakukan wawancara dengan warga sekitar guna melengkapi informasi terkait sejarah dan keberadaan situs tersebut.

“Setelah proses identifikasi selesai, hasilnya akan kami koordinasikan dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Trowulan untuk mendapatkan kajian lebih mendalam,” jelas Toni.

Sementara itu, Pegiat Sejarah Trenggalek (Pesat), Harmaji, menyebut temuan tersebut diduga merupakan bagian dari sistem pengairan kuno. Namun, fungsi pastinya masih belum dapat dipastikan.

Menurutnya, struktur tersebut bisa saja merupakan saluran air, bak kontrol, atau bagian lain dari jaringan pengelolaan sumber air masa lalu. Di lokasi juga ditemukan saluran kecil menyerupai arung yang terhubung dengan penampungan air.

“Kemungkinan ini merupakan bagian dari sistem penampungan dan distribusi air yang saling terhubung. Namun untuk memastikan fungsinya masih memerlukan penelitian lebih lanjut,” katanya.

Temuan ini menarik perhatian karena berada di kawasan Kamulan, lokasi ditemukannya Prasasti Kamulan yang menjadi dasar penetapan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. 

Prasasti peninggalan Kerajaan Kediri yang diterbitkan Raja Kertajaya pada 31 Agustus 1194 Masehi tersebut menjadi bukti penting sejarah berdirinya Trenggalek.
Heritage
Struktur Bata Kuno Ditemukan di Kamulan, Pemkab Trenggalek Libatkan BPK Trowulan untuk Identifikasi
Struktur yang diduga sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) itu ditemukan di bawah genangan air.