Notifikasi
General

Pasar Rakyat Hari Jadi ke-832 Trenggalek Dibanjiri UMKM, Konsep Jadul Bikin Nostalgia

Suasana masa lalu dihadirkan melalui dekorasi bernuansa jadul, sajian makanan tradisional hingga pakaian yang dikenakan para pedagang.


TGX News - Sebanyak 188 pelaku UMKM lokal ikut meramaikan pasar rakyat dalam rangka Hari Jadi ke-832 Trenggalek. Selain menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha, kegiatan yang berlangsung 20-30 Agustus 2026 tersebut juga menekankan tanggung jawab terhadap sampah.

Pasar rakyat mengusung konsep “Trenggalek Zaman Dahulu”. Suasana masa lalu dihadirkan melalui dekorasi bernuansa jadul, sajian makanan tradisional hingga pakaian yang dikenakan para pedagang.

Pemimpin Event Organizer Menak Sopal Group, Khusnudin, mengatakan UMKM lokal menjadi peserta yang paling banyak dalam kegiatan tersebut. Selain 188 UMKM lokal, terdapat sekitar 98 UMKM dari luar daerah yang ikut berpartisipasi.

“Untuk UMKM lokal mendominasi ada sekitar 188. Untuk stand yang jadul sekitar 18, sedangkan UMKM luar daerah sekitar 98,” kata Khusnudin.

Dari total 230 stan yang disiapkan, sekitar 30 stan diberikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Khusnudin, konsep “Trenggalek Zaman Dahulu” dipilih untuk menghidupkan kembali suasana masa lalu sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap daerah.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Trenggalek sekaligus Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Cusi Kurniawati, menegaskan persoalan sampah menjadi perhatian selama pelaksanaan pasar rakyat.

Ia meminta setiap pedagang menyediakan tempat penampungan sampah sendiri. Sementara sampah yang terkumpul secara komunal akan ditangani dengan dukungan DLH.

“Harus ditanamkan sampahku tanggung jawabku, dan sampahmu tanggung jawabmu. Setiap pedagang harus punya penampungan sendiri,” ujarnya.

Penyelenggara juga menyediakan tong sampah dan membantu memobilisasi sampah selama kegiatan berlangsung dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Perdagangan (Komidag) Trenggalek, Saniran, mengatakan pasar rakyat tersebut menjadi ruang kolaborasi pemerintah, komunitas, pengusaha dan UMKM.
Kolaborasi itu diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal sehingga manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat secara luas.

Pemkab juga mengingatkan penyelenggara agar kegiatan tidak mengganggu fasilitas umum. Salah satunya area depan SMPN 3 Trenggalek yang harus tetap dapat digunakan untuk aktivitas sekolah pada pagi hari.

Pasar rakyat ini merupakan rangkaian Hari Jadi ke-832 Trenggalek dengan tema “Hambeging Bumi”. Pada puncak kegiatan, penyelenggara juga menyiapkan konser amal dan kemanusiaan dengan menghadirkan Opick. 

Kegiatan tersebut didukung LMI Trenggalek untuk menggalang donasi bagi masyarakat di Palestina, Sumatera, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Highlights
Pasar Rakyat Hari Jadi ke-832 Trenggalek Dibanjiri UMKM, Konsep Jadul Bikin Nostalgia
Suasana masa lalu dihadirkan melalui dekorasi bernuansa jadul, sajian makanan tradisional hingga pakaian yang dikenakan para pedagang.