Bulog Kucurkan 6,5 Ton Beras SPHP ke Pasar Basah Trenggalek, Harga Dijaga Tetap Stabil
Pada Selasa (16/6/2026), sebanyak 6,5 ton beras SPHP didistribusikan kepada delapan pedagang di Pasar Basah Trenggalek. Beras tersebut disalurkan kepada kios dan toko yang telah terdaftar sebagai pengecer resmi program SPHP.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing pedagang.
Jumlah pesanan yang diajukan bervariasi, mulai dari 200 kilogram hingga 500 kilogram per toko.
“Hari ini kita dropping beras SPHP untuk toko-toko di pasar tradisional, Pasar Basah Trenggalek. Jumlah yang disalurkan 6 ton 500 kilogram,” ujar Yonas.
Ia menjelaskan, distribusi beras SPHP merupakan program rutin pemerintah yang dilakukan setiap pekan. Selain beras SPHP, BULOG juga secara berkala menyalurkan Minyakita kepada pengecer resmi yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Menurut Yonas, beras SPHP dilepas dari BULOG dengan harga Rp11.000 per kilogram melalui sistem pengambilan langsung di gudang.
Selanjutnya, pedagang diwajibkan menjual kepada masyarakat dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per kemasan lima kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.
Penyaluran beras SPHP menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mengantisipasi kelangkaan pasokan dan lonjakan harga pangan di pasar.
Setiap pekan, perkembangan harga kebutuhan pokok terus dipantau untuk memastikan stabilitas pasar tetap terjaga.
Hingga pertengahan Juni 2026, BULOG mencatat telah menyalurkan hampir 1.000 ton beras SPHP di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Distribusi dilakukan melalui pedagang pasar tradisional maupun kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar pemerintah daerah bersama TNI dan Polri.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Diskomidag Trenggalek, Siti Choirul Bariyah, mengatakan distribusi SPHP merupakan bagian dari kerja sama pemerintah daerah dengan BULOG dalam pengendalian inflasi.
Sebelumnya, sekitar 10 ton beras SPHP juga telah disalurkan ke lima pasar daerah di Trenggalek.
Di sisi lain, BULOG memastikan stok beras yang dikuasai saat ini mencapai sekitar 76 ribu ton dan dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan program SPHP hingga akhir tahun 2026.
